• header
  • header

Selamat Datang di Website Resmi SMA Negeri 2 Merauke | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA Negeri 2 Merauke

NPSN : 11111111

Jl. Nowari No. 97 Kelurahan Karang Indah Merauke


info@smandamerauke.sch.id

TLP : 656565


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagi Siswa SMANDA Merauke, guru siapa yang anda senangi?
Djils Asrico Sahede
Drs. Syafii
Dra Sri Suhartini Soleman
Nurindah Lestari
Sukirno, S.Pd.Kim
Dra Yunita
Umi Rosidah
Dra Abiah
Mujianto
Eko Ari Prabowo
  Lihat
Bagi Siswa SMANDA Merauke, pelajaran apa yang anda senangi?
Matematika
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Fisika/Ekonomi/Bahasa Jerman
Biologi/Sosiologi/ Sastra
Kimia/Geografi/Antropologi
  Lihat

Statistik


Total Hits : 44768
Pengunjung : 14410
Hari ini : 1
Hits hari ini : 11
Member Online : 0
IP : 54.224.234.8
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Mendikbud Laporkan Perkembangan Kurikulum ke Wapres




Jakarta --- Persiapan perubahan kurikulum sudah memasuki tahap uji publik pada Desember ini. Kemarin, (11/12), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh melaporkan perkembangan persiapan Kurikulum 2013 kepada Wakil Presiden Boediono, selaku Ketua Komite Pendidikan. “Kami melaporkan yang sudah dan sedang dilaksanakan, dan yang akan datang di akhir tahun,” ujar Mendikbud kemarin sore, di ruangannya.

Menteri Nuh melaporkan, persiapan kurikulum untuk standar kompetensi lulusan, perumusan kompetensi dasar, dan struktur kurikulum untuk tingkat SD dan SMP sudah selesai. Namun untuk tingkat SMA masih dalam proses. Kepada Wapres Boediono, ia juga memberikan laporan terkini tentang hasil Uji Publik Kurikulum 2013 secara online, melalui alamat http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id.

Berdasarkan data per 10 Desember 2012, pukul 15.00 WIB, terdapat sekitar enam ribu pengunjung aktif situs uji publik Kurikulum 2013. “Ada 6172 yang aktif dan 3132 yang memberikan komentar. Komentarnya juga bukan sekedar komentar. Ini panjang-panjang. Itu yang menarik . Orang kalau nggak tertarik ngapain ngasih komentar,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, komentar-komentar yang masuk dari masyarakat tersebut sebagian besar bernada positif. Komentar-komentar tersebut akan disatukan menjadi buku, sesuai sistematika, sehingga bisa menjadi dokumen. “Nanti ada bukti sejarah. Pertama kali kita mengembangkan kurikulum dengan uji publik. Hasil pandangan publik seperti ini. Itu menjadi dokumen. Sejarah. Ada partisipasi publik”.

Selain melaporkan hasil uji publik, Menteri Nuh juga membahas strategi implementasi kurikulum baru dengan Wapres. Ada empat hal yang dibahas mengenai impelmentasi, yaitu dokumen kurikulum, persiapan buku, persiapan guru, dan jadwal induk. Namun, yang menjadi fokus pembicaraan dengan orang nomor dua di Indonesia tersebut adalah mengenai persiapan guru. Wapres Boediono meminta Mendikbud mematangkan konsep dalam persiapan guru menghadapi perubahan kurikulum. “Wapres memberikan penekanan di situ,” katanya. (DM)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas